Keputusan BSKAP Nomor : 32 Tahun 2024
Kata biologi pertama kali digunakan oleh naturalis Jerman Gottfried Reinhold pada tahun 1802. Namun, pemahaman tentang organisme baru mulai berkembang pesat dengan adanya teknik dan teknologi yang dikembangkan pada abad 18 dan 19, yaitu penemuan mikroskop. Biologi adalah kajian fenomena kehidupan dan makhluk hidup yang mencakup struktur, fisiologi, morfologi, ruang hidup, serta asal muasal dan distribusinya. Dalam perkembangannya, biologi juga mengkaji perubahan makhluk hidup dari masa ke masa serta inovasi teknologi biologi.
Biologi dalam kurikulum sangat diperlukan untuk memahami, mengatasi, dan mengelola tantangan sumber daya alam, kualitas lingkungan, kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit, serta penggunaan teknologi biologi yang dihadapi masyarakat pada abad ke-21. Selain itu, ilmu biologi digunakan dalam mempertahankan keanekaragaman hayati, kelestarian ekosistem, kesejahteraan manusia, dan organisme lain beserta populasinya, serta keberlanjutan sumber daya hayati yang dimiliki Indonesia.
Proses pembelajaran biologi sains dilakukan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dan inkuiri yang seluruh kegiatan berpusat pada peserta didik. Melalui pendekatan ini, peserta didik diberikan pengalaman belajar secara autentik sehingga peserta didik terlatih dalam memecahkan permasalahan kehidupan sehari-hari melalui kerja ilmiah.
Materi biologi pada tingkatan Sekolah Menengah Atas mencakup biologi sel, sistem organ, pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan, serta evolusi. Pemahaman materi ini akan membantu peserta didik memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran biologi di Sekolah Menengah Atas memberikan keterampilan dan pemahaman berdaya guna dalam lingkup yang luas untuk keberlanjutan proses pembelajaran di perguruan tinggi dan/atau karirnya.
Dengan mempelajari ilmu biologi, peserta didik dapat:
Pembelajaran biologi difokuskan pada pengembangan kemampuan peserta didik untuk memahami konsep-konsep biologi secara komprehensif dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta mengembangkan sikap ilmiah dan keterampilan proses sains.
Biologi adalah kajian fenomena kehidupan dan makhluk hidup yang mencakup struktur, fisiologi, morfologi, ruang hidup, serta asal muasal dan distribusinya. Biologi juga mengkaji makhluk hidup dan karakteristik kehidupannya dari masa ke masa. Cakupan materi biologi pada Fase F adalah struktur sel, bioproses dalam sel, pewarisan sifat, evolusi, sistem organ, struktur dan fisiologi pada manusia, serta pertumbuhan dan perkembangan.
Merujuk pada hakikat sains sebagai proses dan produk, dua elemen dalam mata pelajaran ini mencakup (1) pemahaman biologi dan (2) keterampilan proses. Dalam melaksanakan pembelajaran, elemen keterampilan proses adalah cara yang dilakukan untuk memperoleh pemahaman biologi sehingga kedua elemen ini disampaikan dalam satu kesatuan yang utuh yang tidak diturunkan menjadi tujuan pembelajaran yang terpisah.
| Elemen | Deskripsi |
|---|---|
| Pemahaman Biologi | Pemahaman tentang fakta, konsep, prinsip, hukum, teori, dan model pada materi sel dan bioproses yang terjadi di dalamnya, sistem organ, evolusi, pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan. |
| Keterampilan Proses | Keterampilan inkuiri sains terkait dengan pemahaman peserta didik tentang konten biologi yang menyediakan struktur dan proses dimana konten biologi dapat tercakup. Keterampilan tersebut meliputi keterampilan mengamati; mempertanyakan dan memprediksi; merencanakan dan melakukan penyelidikan; memproses, menganalisis data dan informasi; mengevaluasi dan refleksi; serta mengomunikasikan hasil. |
Pada akhir Fase F, peserta didik memahami sel dan bioproses yang terjadi di dalam sel; keterkaitan antar sistem organ dalam tubuh untuk merespons stimulus internal dan eksternal; pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupan sehari-hari; serta teori evolusi. Konsep-konsep tersebut memungkinkan peserta didik untuk menerapkan dan mengembangkan keterampilan inkuiri sains mereka dalam memecahkan permasalahan kehidupan sehari-hari.
Peserta didik memahami struktur sel; pembelahan sel; transpor pada membran; metabolisme dan sintesis protein; hukum Mendel dan pola hereditas; pertumbuhan dan perkembangan; teori evolusi dan mengaitkannya dengan biodiversitas di masa kini maupun pada masa lampau serta hubungannya dengan perubahan iklim; serta keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya dalam merespons stimulus internal dan eksternal.
Keterampilan proses biologi meliputi: